Arusnarasi.id – Rusli Habibie (RH) magnet politik di Partai Golkar, kewibawaan Golkar bergantung padanya. Fatwa politiknya selalu menentukan, tidak ada perlawanan di Golkar kalau RH sudah bersuara.
Sami’na Waa Atho’na, taat dan patuh terhadap perintah, semua kader Golkar tau itu. Setiap acara partai yang dihadiri RH, kader dari ujung Pohuwato, Bone Bolango, Gorut pasti hadir.
Doktrin RH di Golkar manjur, kader merasa memiliki, berjuang, membesarkan partai dalam segala keadaan, RH petarung.
Bagaimana dengan Adhan Dambea ? ‘Murid Baru’ di Partai Gerindra ini berupaya menjadi ikon baru tapi sayangnya masih ada Elnino Mohi disitu, Ketua DPD Gerindra Provinsi Gorontalo.
Meski masih ‘Murid Baru’, Adhan Dambea tak malu-malu membawa-bawa nama Gerindra dalam aktivitasnya, tapi sayang Adhan Dambea kurang dihormati seperti RH di Partai Golkar.
Publik melihat itu, acara silaturahim yang digagas Adhan Dambea bersama Yaphara jadi saksi. Selain minim tokoh yang hadir dan kebingungan acara tanpa konsep yang jelas, ada satu fenomena diarena tempat belangsungnya acara tersebut.
Tidak ada satu pun Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Partai Gerindra terlihat hadir. Sinyal kuat bahwa Adhan Dambea ‘dicueki’ dan diabaikan di partai besutan Presiden Prabowo Subianto.
